SEKALI DI UDARA TETAP DI UDARA

Selasa, 25 Agustus 2015

PENARIKAN NOMOR URUT PESERTA PEMILU CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI MERAUKE

Komisi Pemilihan Umum/KPU Merauke melakukan rapat pleno penarikan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada pemilihan serentak tanggal 9 Desember 2015.
tahapan penarikan nomor urut peserta PEMILU Bupati dan Wakil Bupati Merauke. Dilakukan melalui penarikan undian dan menghasilkan pasangan nomor urut satu atas nama Frederikus Gebze - Sularso dan Pasangan nomor urut dua Romanus Mbaraka - Sugiyanto.
Ketua KPU Kabupaten Merauke Antonius Kaize dalam sambutanya mengatakan, penarikan nomor urut peserta, merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan PEMILU Bupati dan Wakil Bupati Merauke dan wajib dilaksanakan olah KPU Merauke.
Dikatakan nomor urut peserta PEMILU Bupati dan Wakil Bupati Merauke, akan segera di laporkan ke KPU Pusat sebagai salah satu dasar pelaksanaan PEMILU serentak di Kabupaten Merauke.
Menurut Antonius Kaize, tahapan penarikan nomor urut berlangsung aman dan damai, dan di harapkan keadaan kondusif dapat terus berlangsung sampai akhir tahapan pemilihan hingga pelantikan nanti.
Ketua KPU dalam sambutanya menghimbau kepada seluruh pendukung maupun tim sukses masing-masing calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke, dapat memberikan masukan yang baik kepada pasangan yang di usung, dan dapat menjaga kondisi keamanan yang selama ini kondusif.
PENETAPAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN MERAUKE

Dua Pasang bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke yakni ROMANUS MBARAKA-SUGIANTO dan FREDERIKUS GEBZE-SULARSO lolos Verifikasi dan ditetapkan KPU Merauke sebagai peserta Calon Bupati dan Wakil bupati pada Pemilu KADA 9 Desember Mendatang.
Kedua Pasang Calon Bupati Merauke, telah memenuhi seluruh persyaratan dan tahapan seleksi yang dilaksanakan KPU Merauke, baik persyaratan administrasi maupun kesehatan.
Ketua KPU Merauke ANTONIUS KAIZE kepada wartawan mengatakan, penetapan calon Bupati, dilaksanakan serentak pada tanggal 24 agustus 2015 di seluruh indonesia, termasuki di Kabupaten Merauke, berdasarkan peraturan KPU Pusat Nomor.2 tahun 2015.
Dikatakan Kedua Calon Bupati merauke, Telah memenuhi seluruh syarat pendaftaran, namun khusus untuk pasangan calon Bupati ROMANUS MBARAKA - SUGIANTO, diwajibkan untuk menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Pegawai Negeri Sipil/PNS. Mengingat kedua calon Bupati dan Wakil Bupati tersebut belum menyerahkan surat pengunduran diri sebagai PNS. sedangkan untuk calon Bupati FREDERIKUS GEBZE telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai PNS.
Menurut ANTONIUS KAIZE, Pasangan calon Bupati ROMANUS MBARAKA - SUGIANTO akan diberikan waktu selama 60 hari sejak tanggal 24 Agustus 2015 hingga tanggal 22 oktober 2015 untuk menyerahkan suarat pengunduran diri sebagai PNS.
Meskipun salah satu pasang calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke belum menyerahkan surat pengunduran diri sebagai PNS, namun kedua pasang bakal calon tersebut telah di tetapkan menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke yang akan bersaing bulan desember mendatang.
ANTONIUS KAIZE mengungkapkan, untuk tahapan penarikan nomor urut peserta Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Merauke akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2015.../rri merauke/Ardi

Minggu, 23 Agustus 2015

DISTRIK SOTA MASIH MENJADI PRIMADONA MASYARAKAT PNG

DISTRIK SOTA MASIH JADI PRIMADONA MASYARAKAT PNG

Distrik Sota masih Menjadi primadona bagi Warga Negara PNG untuk berbelanja kenbutuhan sehari-hari.
Dalam sehari kunjungan warga Negara PNG bisa mencapai 30 orang, mereka datang dari kampung-kampung terdekat yang berbatasan langsung dengan Distrik Sota.
Kepala Pos Imigrasi Sota Charles Urop menjelaskan kedatangan mereka selain untuk berbelanja, banyak juga warga PNG yang melakukan kunjungan keluarga, mengingat masyarakat kedua Negara yang berada di perbatasan masih berhubungan keluarga.
Meski masih berhubungan keluarga, warga negara PNG yang hendak berkunjung ke Distrik Sota maupun Warga Negara Indonesia yang berkunjung ke PNG wajib mentaati aturan yang berlaku yakni menggunakan pas lintas batas dan surat jalan.
Menurut Charles Urop, ketergantungan Masyarakat PNG dalam memperoleh kebutuhan pokok telah berlangsung bertahun-tahun, sehingga setiap peringatan Ulang tahun Kemerdekaan RI, warga PNG ikut berpartisipasi sebagai tanda terima kasih atas pelayanan yang di berikan.///rri.merauke/sumarlan.

Senin, 27 Agustus 2012

Senin, 27 Agustus 2012
50 PERSEN PNS PEMDA BELUM MASUK KERJA

Sekitar 50 persen Pegawai Negeri Sipil - PNS Pemda Merauke hari ini tidak melaksanakan tugas atau tidak masuk kantor di hari pertama pasca Liburan Idul Fitri. Tindakan indisipliner yang dilakukan pejabat eselon termasuk kepala SKPD tertentu yang mengisi waktu liburan keluar daerah.
Sekda Merauke DANIEL PAUTA kepada RRI memebenarkan keadaan hari pertama kerja di lingkungan Pemda Merauke itu setelah dirinya melakukan komunikasi dengan sejumlah Kabag dan Kepala SKPD. Menurut DANIEL PAUTA / khusus untuk sekrteriat daerah, prosentase kehadiranya cukup baik bahkan mencapai sekitar 60 persen, hanya saja keadaan itu tidak terjadi di SKPD tertentu.Meskipun demikian lanjut SEKDA aktivitas pelayanan publik tetap dilakukan dan berlangsung cukup baik di masing - masing satua kerja meskipung jumlah PNS yang masuk kantor belum utuh.Atas keadaan itu, Sekda Daniel Puta mengingatkan semua PNS pemda baik staf maupun pejabat agar kembali melaksanakan tugas secara normal pada satuan kerja masing - masing.Khusus terhadap PNS termasuk kepala dinas yang masih berada di luar daerah ungkap Sekda juga diharapkan segara kembali melaksanakan tugas dan juga hingga hari senin nanti masih di luar daerah  maka dirinya akan melakukan pendekatan melalui komunikasi untuk mendapatkan informasi keterlambatan tersebut.

Senin, 13 Agustus 2012

Kamis, 16 Agustus 2012

199 Warga Binaan Lapas Klas 2 Merauke Memperoleh Remisi HUT RI

199 Warga binaan lembaga Pemasyarakatan Klas 2 B Merauke, memperoleh remisi dalam rangka hari HUT Prokamasi Kemerdekaan RI ke - 67 tahun 2012.Pemberian remisi ke - 199 warga binaan itu terdiri dari 185 orang bebas bersyarat atau R - 1 sementara 14 orang lainnya memperoleh bebas langsung atau R - 2.Kepala Lapas Klas 2 B Merauke Aris Munandar kepada RRI menjelaskan saat ini jumlah warga binaan  terdaftar sebanyak 300 orang, sehingga yang memenuhi syarat untuk memperoleh remisi hanya 199 orang saja sementara lainnya tidak memenuhi syarat dan masih merupakan tahanan Lapas Klas 2 B Merauke.Aris Munandar menambakan pemerian remisi yang diberikan kepada warga binaan merupakan satu bentuk program pembinaan dimana dalam keseharian Aktivitasnya selama menjalankan masa tahanan telah memenuhi persyaratan diantaranya berkelakuan baik, sehingga dapat diusulkan  untuk memperoleh remisi.Kepada 14 warga binaan yang memperoleh remisi bebas langsung atau R - 2 itu, Kepala Lapas  Merauke Aris Munandar berharap agar setelah kembali ke lingkungan masyarakat dapat beradaptasi secara baik dan harmonis serta berkelakuan baik, sehingga tidak lagi berbuat hal - hal yang melanggar hukum serta mampu menjadi contoh dilingkungan keluarga dan masyarakat.