Senin, 18 April 2016

BUPATI AKAN TINDAK TEGAS PNS YANG MENGKOMSUMSI MIRAS

        Pemerintah Daerah akan menindak tegas pegawai negeri sipil di lingkungan pemdah Merauke yang kedapatan mabuk akibat mengkomsumsi minuman keras. tindakan  tegas terhadap PNS yang mabuk akibat mengkomsumsi minuman keras miras merupakan salah satu langkah untuk meberikan kesadaran bagi PNS sebagai aparatur Negara yang berkewajiban melayani msyarakat.
   Bupati Merauke FREDERIKUS GEBZE mengungkapkan, kebijakan yang di ambil untuk menindak tegas PNS yang kepergok mabuk, selain menindak lanjuti program Gubernur papua terhadap larangan peredaran minuman keras di Provinsi Papua, juga memberikan rasa keadilan, sehingga tindakan tegas tidak saja di lakukan bagi masyarakat..
  Di tambahkan, peredaran minuman keras telah memberikan pengaruh negatif bagi kehidupan manusia, seningga perlu di kendalikan bahkan di munsakan, agar tidak membahayakan bagi generasi muda di Kabupaten Merauke. Bupati FREDERIKUS GEBZE minta PNS di kabupaten Merauke untuk menjauhi miras mapun narkoba, dan memfokuskan diri untuk melayani masyarakat sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
    Menurut Bupati Merauke FREDERIKUS GEBZE, pemda Merauke sangat mendukung keseriusan pemerintah Provinsi untuk mengatasi masalah peredaran minuman keras, yang di tandai dengan razia di berbagai tempat.

OPERASI MIRAS DAN NARKOBA DI MERAUKE

       Tim Gabungan TNI/Polri di Merauke melaksanakan operasi minuman keras lokal maupun pabrikan  yang  tidak di lengkapi surat ijin. operasi di laksanakan serentak di tiga titik berbeda termasuk di lembaga pemasyarakatan kelas 2-B Merauke. Wakapolres Merauke Kompol HUHSIN NINGKEULA kepada wartawan mengatakan, operasi miras yang di laksanakan, berdasarkan istruksi pemerintah Daerah Merauke dalam menindaklanjuti fakta integritas pemberantasan miras yang di keluarkan Gubernur Papua belum lama ini. Dikataka dalam operasi tersebut, berhasil di amankan sejumlah barang bukti miras lokal maupun pabrikan di beberapa titik operasi, dan seluruh barang bukti di amankan.
      Menurut Kompol MUHSIN NINGKEULA, pihaknya akan terus melakukan operasi miras yang tidak memiliki surat ijin, terutama miras lokal yang selama ini menjadi pemicu tidakan kriminal di merauke.
Kompol  MUHSIN NINGKEULA mengungkapkan, selain melaksanakan operasi miras, pihaknya juga melakukan operasi Narkoba di lapas kelas 2-B Merauke. karena di duga salah seorang warga binaan menjadi pengedar narkoba jenis sabu dari dalam lapas, dan mengamankan warga binaan tersebut untuk menjalani pemeriksaan urin.
    Kompol MUHSIN NINGKEULA menegaskan, operasi khusus minuman keras Lokal akan di lakukan secara berkesinambungan, sehinga merauke benar-benar aman dari peredaran miras.
     

Rabu, 02 Maret 2016

WAKIL BUPATI MERAUKE MEMBUKA KEGIATAN INDONESIA BERDONOR DAN PASAR MURAH LPP RRI MERAUKE

Masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk mendonorkan darahnya untuk kepentingan sesama yang membutuhkan.
Wakil Bupati Merauke Sularso Ketika membuka kegiatan Indonesia RRI yang dilaksanakan secara nasional di seluruh RRI Se-Indonesia, dalam sambutanya Sularso mengatakan donor darah sangat penting bagi kesehatan pribadi terutama sirkulasi peredaran darah yang baik serta untuk menolong sesama manusia yang membutuhkan pertolongan atau bantuan darah terkait masalah kesehatan.
Ditambahkan, manfaat lain dari berdonor untuk menjaga kestabilan jantung sehat dalam memproduksi darah bagi tubuh sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga baik.
Wakil bupati Sularso memberikan profisiat kepada LPP RRI Merauke dan Unit Donor Darah PMI Cabang Kabupaten Merauke yang telah melaksanakan kegiatan donor darah sebanyak 2 kali dalam 1 tahun yang bertajuk Indonesia Berdonor, sehingga wujud kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan, karena setetes darah yang di berikan sangat membantu kehidupan manusi.
Wakil Bupati Merauke Sularso berharap kegiatan ini dapat berjalan secara countinyu sehingga ketersediaan stok darah di kabupatem Merauke tercukupi, sehingga mampu membantu masyarakat Merauke dan tiga Kabupaten lainnya seperti Boven Digoel,kabupaten Mappi dan Kabupaten Asmat yang sewaktu-waktu membutuhkan bantuan darah dari UUD - PMI Merauke.

LOMBA YOSPAN HUT YAYASAN PENDIDIKAN KRISTEN DI KABUPATEN MERAUKE


15 Group Yosim Pancar tingkat SD,SMP dan SMA/SMK mengikuti lomba Yosim Pancar dalam rangka hari Ulang Tahun YPK Merauke, 15 Group itu terdiri dari tingkat SD tujuh group,SMP,SMA SMK masing-masing 4 Group. Wakil Ketua dua YPK Merauke Soleman Jambormias Mengatakan, lomba yospan merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan seni sebagai wujud saling menghargai dan menghormati. Ditambahkan Yospan merupakan budaya Papua yang harus dikembangkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Merauke, sehingga dapat di manfaatkan untuk menyambut tamu-tamu kenegaraan. Menurut Soleman Jambormias lomba hanyalah merupakan salah satu kegiatan serimoni, namun yang terpenting adalah siswa yang tergabung di Group Yospan harus berlatih secara terus menerus mengembangkan talenta yang dimiliki. Soleman Jambormias berharap semua siswa dapat mengikuti loma dengan baik dan menjunjung tinggi budaya saling menghargai termasuk keputusan dewan Juri.

Rabu, 09 September 2015