Senin, 08 Agustus 2011

SENIN,08 AGUSTUS 2011

PEMKAB MERAUKE UNTUK SEMENTARA MENUTUP KEINGINAN INVESTOR YANG BERGERAK DI SEKTOR HTI DAN KELAPA SAWIT UNTUK BERINVESTASI DI MERAUKE

Bupati Merauke ROMANUS MBARAKA kepada wartawan menjelaskan dari luas lahan 4 , 6 juta hektar di Merauke, pemerintah saat ini hanya fokus untuk investor yang bergerak di bidang FOOD seperti tebu ,kedelai dan jagung.Kesepakatan bersama antara Kementrian Kehutanan dan MenkoEKUIN itu setelah mempertimbangkan keadaan daerah karena untuk perkebunan kelapa sawit misalnya, kesesuaian lahan harus di bawah kepala kali.Dan jika hal itu dilakukan maka akan berpotensi terhadap hilangnya sumber air untuk kebutuhan masyarakat Merauke akibat penyerapan yang sangat banyak.Ketika ditanya tentang dampak belum tuntasnya permasalahan antar masyarakat hak ulayat dengan PT.MEDCO terhadap iklim investasi di daerah ini tegas Bupati ROMANUS MBARAKA keadaan ini sangat tidak berpengaruh karena faktanya, sejumlah investor saat ini terus berinvestasi seperti PT.RAJAWALI dan menyusul PT.DONGENG JAYA dan PT.HARTATI MURJAYA serta PT.KORINDO.Sedangkan khusus untuk komuditi karet uangkap Bupati, Komuditi karet tidak akan diberikan kepada investor namun pemerintah mendorong agar komuditi itu dijadikan perkebunan rakyat dengan berbagai pertimbangan khusus untuk kemajuan petani karet Merauke.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar